Dongeng Tentang Candi Prambanan

November 27, 2017



Disini aku akan menceritakan tentang cerita rakyat dari Yogyakarta, tentang Candi Prambanan, yang dahulu kala terdapat seorang putri yang ingin dipersunting oleh raja- raja terdahulu. Penasaran?, yaps langsung saja baca dibawah ini.

Pada zaman dahulu kala hidup sebuah kerajaan di Pengging. Dan sang raja pun dianugerahi seorang putera bernama Joko Bandung. Joko Bandung ialah pemuda yang sangat berwibawa dan perkasa seperti ayahnya, ia juga di beri atau dianugerahi ilmu kesaktian yang sangat tinggi. dan konon katanya si Joko Bandung memiliki kesaktian yang melampui ayahnya, dikarenakan ia sering berguru kepada petapa sakti.

Dan di sebuah tempat yang bernama kerajaan Prambanan, terdapat kerajaan yang di kepalai oleh Raja Boko. sang raja pun memiliki seorang putri yang berwajah cantik rupawan yang bernama Roro jonggrang. Raja Boko memiliki perawakan tinggi besar, maka dari itu orang-orang sering menyebutnya keturunan raksasa.

Di antara Kerajaan Pengging dan Kerajaan Prambanan bersilih dan memulai sebuah peperangan. Pada awalnya Raja Pengging kalah, banyak prajurit yang gugur di medan pertempuran.

Mendengarkan berita tentang kekalahan ayahnya , Joko Bandung bertekad menyusul ayahnya ke medan pertempuran. di perjalanan Joko Bandung tidak sengaja bertemu dengan raksasa, dan Joko Bandung pun bertarung dengan raksasa tersebut yang bernama Bandawasa. Setelah pertarungan sengit terjadi, ternyata Bandawasa kalah, dan Bandawasa berinisiatif memasuki tubuh Joko Bandung menggunakan roh dan minta namanya digabung dengan pemuda itu sehingga putra Raja Pengging memiliki nama baru yaitu Joko Bandung Bandawasa.

Joko Bandung maju ke pertempuran, selama berhari - hari Joko Bandung tetap bertarung sekuat tenaga, sampai dimana ia mengalahkan Raja Boko.

Saat Joko Bandung memasuki istana kaputren setelah mengalahkan Kerajaan Pengging ia melihat Roro Jonggrang yang cantik jelita, Joko Bandung langsung jatuh cinta dan memiliki niatan untuk menjadikan Roro Jonggrang sebagai istrinya, Akan tetapi Roro Jonggrang menolak tawaran Joko Bandung dikarenakan Roro Jonggrang tahu bahwa yang membunuh ayahnya adalah si pemuda itu.

Namun untuk menolak secara langsung ke Joko Bandung Roro Jonggrang tidak berani, dan Roro Jonggrang pun memiliki ide untuk memberi syarat jika ingin memperistrinya, syaratnya yaitu berupa membuatkan seribu candi dan dua buah sumur yang sangat dalam dalam waktu satu malam.

Roro Jonggrang pun berfikiran jika Joko Bandung tidak akan sanggup dengan permintaannya. Akan tetapi diluar dugaan Joko Bandung menyanggupinya. Joko Bandung Bandawasa yang sakti mandraguna itu minta bantuan makhluk halus atau jin. Mereka bekerja keras saat matahari tenggelam, satu - persatu candi yang diminta Roro Jonggrang selesai dibuat.

Melihat hal tersebut, Roro Jonggrang merasa harus melakukan sesuatu. Pada tengah malam saat para jin sedang mengerjakan candi permintaan Roro Jonggrang yang tinggal satu buah candi, Roro Jonggrang membangunkan gadis-gadis desa Prambanan agar menumbuk padi sambil memukul-mukulkan alu pada lesungse sampai terdengar suara riuh. Ayam jantan pun berkokok bersahut-sahutan. Mendengarkan suara tersebut, para makhluk halus pun terbirit - birit untuk pergi, karena disangkanya hari sudah pagi.

Syarat untuk mempersunting Roro Jonggrang ternyata tidak terpenuhi. Akan tetapi Joko Bandung mengetahui tipu muslihat yang dilakukan Roro Jonggrang. Saat itulah Bandung Bandawasa mendekati Jonggrang dan berkata,

" Jonggrang... kau menipuku dengan alasan-alasanmu, kalau tidak ingin ku persunting bilang saja, kau ini ternyata memiliki kepala sekeras batu!!".

Seketika setelah Joko Bandung Bandawasa memarahi Roro, Roro Jonggrang pun berubah menjadi arca batu yang sangat besar. Demikian juga para dara yang ada di Prambanan menerima kutukan dari Bandung Bandawasa, tidak akan bisa kawin sebelum mencapai usia tua.

Meskipun candi yang dibuat belum menyentuh angka seibu tetap candi tersebuit dinamai candi sewu yang berdekatan dengan candi Roro Jonggrang. Maka tidak heran jika banyak yang menyabut candi sewu juga candi Roro Jonggrang.

Share this :

Previous
Next Post »
1 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔