Pengertian Mendalam Apa Itu Cerita

November 21, 2017
Pengertian Cerita

Apa Itu Cerita?

Bagi sebagian orang cerita merupakan sebuah karangan nyata ataupun fiksi yang dibuat oleh pendongen ataupun pencerita, dalam cerita pun memiliki berbagai unsur seperti : kesedihan, kesenangan, cinta, keputusasaan ,kegembiran , dan lain-lain.

Dengan rangkaian kata-kata di dalam sebuah cerita audiens atau pendengar merasa "hidup" dan "benar" daripada di dalam kehidupan nyata. "Hidup" dengan makna dan tujuan. Dimana orang mendapatkan apa yang mereka inginkan jika mereka benar-benar percaya. Dimana cinta sejati ada Dimana kejadian yang tak dapat dijelaskan dipecahkan. Dimana bahkan rasa sakit dan kekacauan bisa dianggap berasal dari makna.

Hal ini memberikan sebuah arti bahwa cerita tidak ada di dalam sebuah kisah nyata, di mana pengalaman terjadi, kejadian terbuat, waktu berlalu, tapi tidak dengan cara yang nyata. Setiap elemen dalam cerita membutuhkan sesuatu yang bisa membawa pembaca seperti didalam cerita tersebut, dan larut dalam keheningan cerita.

Dalam pembawaaan cerita penulis atau pendongen harus memenuhi dua faktor, faktor dalam dan faktor luar.Faktor luar adalah sesuatu yang dapat membawa si pembaca larut dalam cerita dan merasa bahwa si pembacalah yang berada di cerita.Faktor dalam adalah si penulis yang membawakan intonasi dan kosa kata si penulis dalam penceritaan.


Bagaimana Cerita itu Menarik?

Memang benar bahwa tidak semua cerita dapat membawa si pembaca larut dalam cerita, bahkan ada yang merasa bosan terhadap cerita tersebut,bahkan sampai hanya dengan mebaca judulpun si pembaca sudah merasakan sesuatu yang biasa disebut dengan membosankan.

Dan dengan cara inilah yang dapat membawa pembaca enak dalam membaca tulisan cerita yang disajikan si penulis.

1.Carilah tujuan siapa yang ingin di beri cerita tersebut
  • Tidak selamanya pembaca menerima semua kategori dalam sebuah cerita yang dibuat, ada yang suka kategori komedi tetapi tidak menyukai kategori pembunuhan, bahkan umur si pembaca mempengaruhi minat si pembaca, seperti anak-anak dengan remaja pun sudah membedakan kategori yang disukai dan harus dibaca.
2.Kejelasan sebuah karakter
  • Pembaca akan merasa tidak enak dalam membaca ataupun bosan jika tidak ada kejelasan karakter seperti "Si Baik" dan "Si Jahat", jika tidak terdapat kejelasan karakter maka cerita tersaebut akan mengalami plot atau alur yang tidak jelas dan seringkali tidak menarik.
3.Konflik yang berada pada saat yang tepat
  • Konflik tidak semestinya muncul secara terus menerus, lebih baik dan bagus jika konflik dimunculkan saat yang tepat, dan jikalau konflik terlalu sering dimunculkan maka pembaca akan kehilangan sensasi klimaks dalam membaca.
4.Plot ataupun Alur
  • Dalam penyusunan plot ataupun alur harus benar-benar dipikirkan matang-matang agar tidak terjadi masalah dalam cerita, seperti dalam cerita sudah akan mendekati END akan tetapi malah plot ataupun alurnya membawa si tokoh kembali sehat ataupun kembali seperti cerita awal.
Mungkin seperti itulah apa itu dan bagaimana cara membuiat cerita, maaf jikalau ada salah dalam penyampaian kata-kata, Terima Kasih.

Share this :

First
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔