Showing posts with label Cerita Pendek. Show all posts
Showing posts with label Cerita Pendek. Show all posts

Kumpulan Kisah Petualangan Si Kancil

September 19, 2018 Add Comment
Kumpulan-Kisah-Petualangan-Si-Kancil


Hai guys, sorry nih udah lama gak update, hehehe. Oke tanpa berlama - lama kita masuk ke inti yang mau saya sampaikan, yaitu kumpulan cerita indonesia tentang kenakalan si kancil. HIHIHI, oke tanpa basa basi kita mulai bercerita.

Kancil dan Petani atau Kancil mencuri Ketimun

Pada suatu hari, Kancil mencoba mencuri mentimun dari ladang seorang petani. Saat pertama kali mencuri, dia berhasil mencuri beberapa ketimun. Tapi kemudian, di kejauhan dia melihat sesuatu dan dia bertemu dengan orang-orangan sawah. Dia mengolok-olok orang-orangan sawah tersebut karena tidak bisa menakuti Kancil. Kancil lalu meninju orang-orangan sawah dengan kaki depannya, tetapi hal yang terjadi malah kaki depannya terjebak di orang-orangan sawah tersebut. Dan ternyata orang-orangan sawah telah diisi dengan lem oleh petani. Kancil dengan sekuat tenaga mencoba menarik kakinya, tetapi itu tidak ada gunanya; lemnya terlalu kuat. Kemudian di kemudian hari, petani datang untuk memeriksa kebunnya. Dia tertawa saat melihat keadaan Kancil, yang akhirnya terjebak oleh rencananya. Dia menempatkan Kancil di kandang sampai sisa hari itu. Kemudian di malam hari, anjing peternak datang untuk melihat Kancil. Dia mengolok-olok Kancil dan mengatakan bahwa Kancil akan dimasak pada keesokan paginya. Kancil tetap tenang dan rileks seperti tidak terjadi apa - apa. Anjing itu bingung dan bertanya pada Kancil mengapa. Kancil berkata, "Kamu salah dalam pikirmu anjing, aku tidak akan dimasak! Aku akan menjadi pangeran! haha" Anjing menjadi lebih bingung dengan tawa si Kancil. "Aku akan menikahi putri petani dan aku akan menjadi pangeran. Aku merasa kasihan padamu, semua kesetiaan kamu hanya dibayar seperti ini! Kamu hanya menjadi seekor anjing! Lihatlah aku! Besok aku akan menjadi pangeran!" kata Kancil bangga dan sedikit meledek. Anjing itu, yang merasa didiskriminasi oleh tuannya sendiri, meminta Kancil untuk bertukar tempat. Dia berpikir bahwa dengan bertukar tempat dengan Kancil, dia akan menjadi pangeran dan menikahi sang putri. Jadi dia membuka kandang dan membebaskan Kancil. Pagi berikutnya, petani tertegun bingung, karena dia tidak melihat Kancil di mana seharusnya dia letakkan, sebagai gantinya, ia melihat anjingnya sendiri di dalam kandang, menggoyang-goyangkan ekornya.

Kancil dan sang Gajah

Suatu hari, Kancil terjebak dalam lubang yang dibuat oleh para pemburu. Dia berteriak minta tolong, tetapi tidak ada yang mendengarnya. Dia pikir tidak ada harapan baginya untuk melarikan diri dari perangkap. Dia menunggu dan menunggu sampai seekor gajah datang. Kancil punya ide. Dia berkata, "Cepat, turunlah! Turun dan berlindunglah bersamaku karena langit runtuh!" Gajah, bingung namun ketakutan, dengan bodoh mengikuti perintah Kancil dan melompat ke dalam lubang. Dengan cepat Kancil melompat ke tubuh gajah dan kemudian melompat keluar dari lubang, meninggalkan gajah yang terperangkap di dalam lubang.

Kancil dan Buaya

Suatu hari, Kancil ingin menyeberangi sungai. Tapi sungai itu penuh dengan buaya yang sangat lapar. Buaya akan memakan Sang Kancil jika dia menyeberangi sungai. Akhirnya, Kancil punya ide. Dia berkata kepada buaya, "Kamu tidak bisa memakanku kecuali kamu membuat perselisihan!" "Kenapa kita harus melakukan itu?" jawab salah satu buaya. "Sang Raja (kadang-kadang mengacu pada Raja Sulaiman ) ingin mengadakan pesta dan dia ingin saya menghitung semua hewan di hutan." Kata Kancil. Karena percaya kata-kata Kancil, buaya mengikuti perintahnya dan membuat sederetan buaya. Kancil dengan cepat melompat dari satu buaya ke buaya yang lain sampai ia mencapai sisi lain sungai, meninggalkan buaya yang marah jauh di belakang.

Sang Kancil dan Tiger

Suatu hari, ketika si Kancil minum di sungai, tiba-tiba seekor harimau datang yang ingin memakannya. Sang Kancil mencoba melarikan diri, tetapi harimau itu lebih cepat dari dia. Dipojokkan oleh harimau, Sang Kancil mencoba berpikir bagaimana cara melarikan diri. Sambil berpikir dia memuji sang harimau, dimakan oleh kata-kata, lupa makan Sang Kancil. Kemudian si Kancil berkata kepada harimau itu, "Kekuatan dan ketangguhanmu sangat hebat! Tetapi rajaku memiliki kekuatan yang lebih besar dari milikmu! Tidak ada yang bisa menandingi miliknya!" Merasa diejek, harimau itu menyatakan akan menantang raja yang disebutkan oleh si Kancil. Si Kancil mengawalnya ke raja dan membawa harimau ke sungai, berkata, "Lihatlah airnya dan Anda akan melihat rajaku." Harimau itu melihat ke sungai dan melihat harimau lain di air. Dia menggeram, tetapi "raja", bayangannya, menggeram juga. Kemudian dia melompat ke dalam air, percaya ada harimau lain di sana. Sang Kancil mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri. Setelah berkelahi dengan dirinya sendiri di sungai, harimau menyadari itu hanyalah bayangannya! Tertipu oleh Kancil, Sang Harimau ingin membalas dendam dan terus berburu si Kancil hingga hari petang.

Hehehe, temikasih karena sudah membaca kumpulan cerita indonesia tentang si Kancil dari web saya, sampai jumpa di cerita - cerita selanjutnya. Byee...

Legenda Batu Menangis

November 29, 2017 Add Comment
kumpulan cerita rakyat pendek, cerita rakyat yang singkat dan menarik,Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia, Legenda Batu Menangis | Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia

Hai, Bertemu kembali dengan saya di web ini, untuk kali ini saya akan menceritakan tentang Legenda Batu Menangis, cerita ini mengisahkan seorang anak dan orangtuanya, akan tetapi si anak durhaka terhadap orang tuanya, untuk lebih jelasnya baca saja cerita di bawah ini.


Dahulu kala hiduplah seorang janda yang sudah tua, Mak Dasah namanya. Ia bertempat tinggal di sebuah gubug yang sudah reyot di pinggiran hutan. Setiap hari Mak Dasah mengaup rejeki di ladang sempit milik mendiang suaminya dahulu. Sepulang dari berladang, ia mencari kayu bakar di hutan. Setelah mendapatkan kayu bakar tersebut ia menjualnya kepada penduduk desa yang letaknya jauh dari tempat tinggalnya.

Tak sendiri Mak Dasah dikaruniai seorang putri yang sangat cantik, Jelita namanya. Akan tetapi sifat Jelita sangat pemalas. Hari demi hari Jelita hanya melakukan kegiatan berdandan dan bercermin. Ia begitu mengagumi kecantikannya sendiri. Meski ibunya yaitu Mak Dasah selalu mengigatkan Jelita untuk merubah  perilakunya tersebut, Jelita enggan menuruti perkataan dan nasehat ibunya. Ia tetap malas dan tidak mau membantu pekerjaan ibunya tersebut.

Selain mempunyai sifat malas, Jelita juga seseorang yang sangat manja. Apapun yang diinginkannya harus dituruti. Jikalau keinginannya tidak dituruti ibunya, Jelita akan marah-marah. Meski memiliki sifat yang sangat buruk, Mak Dasah tetap menyayangi putri semata wayangnya itu. Walaupun ibunya Jelita sudah tidak muda lagi dan sangat kerepotan akan pekerjaannya, Mak Dasah tetap akan menuruti keinginan Jelita. Akan tetapi, jelita terus meminta dan meminta kembali semua keinginnanya agar terpenuhi tanpa memandang keadaan ibunya tersebut.

Pada suatu ketika Mak Dasah mencoba mengajak Jelita untuk ke Pasar. Tetapi Jelita mau diajak ke Pasar asal dipenuhinya syarat, "Aku ingin Ibu berjalan berjalan di belakangku, karena aku tidak mau berjalan sebelahan dengan Ibu." Mak Dasah dengan berat hati terpaksa menuruti permintaan anak gadisnya itu.

Pagi itu Jelita berangkat ke Pasar dengan pakaian terbarunya dan paling bagus yang . Ia juga berdandan sangat cantik sekali, seperti seseorang yang hendak menghadiri sebuah pesta. Sesampainya di pasar ia lalu berjalan di depan ibunya yang mengenakan pakaian lusuh. Ibu dan anak tersebut berbeda jauh penampilannya, hingga jika tidak mengenal mereka maka tidak akan mengetahui jika sesungguhnya mereka adalah ibu dan anak.

Datanglah seorang pemuda tampan yang menghampiri Jelita, "Hai gadis cantik, bolehkah aku bertanya, apakah wanita dibelakangmu dengan pakaian klusuh itu adalah ibumu?"

Jelita sejenak melihat wajah tampoan dari pemuda tersebut. Melihat paras dari pemuda itu, hati Jelita merasa malu jika mengakui Mak Dasah sebagai ibunya. "Tidak!" katanya. "Ia bukanlah ibuku, melainkan ia adalah pembantuku."

Betapa merana dan sedinya Mak Dasah mendengar jawaban dari anaknya tersebut. Mak Dasah pun menasehati anak yang tidak tahu diri itu agar tidak diulanginya perkataannya tersebut. "Wahai Jelita anakkku, aku ini ibumu, yang melahirkanmu. Sungguh, sangat tidak tepuji dan  durhaka kelakuanmu jika dirimu menggap ibumu ini sebagai pembantumu!! Sadarlah engkau, wahai Jelita."

Namun, tidak jera yang didapatnya, melainkan Jelita menjadi - jadi, setiap orang yang bertanya kepada Jelita seiapa orang yang dibelakangnya dengan pakaian lusuh itu, Jelita senantiasa menjawab jika dia adalah pembantunya.

Hati dan perasaaan Mak Dasah sangat teriris dan sangat hancur melihat kelakuan anaknya tersebut. Ketiak ia tidak lagi dapat membentuk rasa sakit hatinya tersebut, Mak Dasahpun berdoa kepada Tuhan, "Ya Tuhan, hamba tidak kuat menahan penghinaan anak harnba ini!! benar-benar telah menjadi batu hati anak hamba ini, karena itu, Ya Tuhan, hukumlah anak hamba yang durhaka ini menjadi sebuah batu!!"

Selang beberapa saaat, doa Mak Dasah pun dikabulkan.

Tak lama kemudian kedua kaki Jelita perlahan-lahan menjadi batu. Betapa kesakitan dan ketakutan Jelita saaat kakinya tersebut berubah menjadi sebuah batu. la kian ketakutan dan menjerit mendapati pinggangnya yang bagus itu menjadi batu juga. Sadarlah ia, bahwa semua itu terjadi lantaran durhakanya dia terhadap ibunya tersebut. Maka dia pun berteriak minta pengampunan, "Mak, tolong ampuni aku! Ampuni aku! Ampuni kedurhakaan anakmu ini, Mak, tolong mak!"

Akan tetapi, semua itu sudah terlambat, Mak Dasah pun hanya bisa terdiam termenung. Mak Dasah sama sekali tidak mencoba memaafkan anaknya yang telah durhaka terhadapnya tersebut. Ia merasa telah cukup dengan penderitaaannya selama ini, dan berubahlah Jelita menjadi sebuah batu.

Batu tersebut terus menerus mengeluarkan air, seperti air mata Jelita. Orang sekitar yang mengetahui batu tersebut dan memanggil batu tersebut dengan sebutan Batu Menangis

Kesimpulannya, jangan pernahlah kamu durhaka kepada orang tuamu, karena jika kalian durhaka kepada orang tua kalian maka akan berbuah kemurkaan Tuhan. Jika kalian ingin Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia yang lainnya, silahkan jelajahi web saya, terimakasih.

Dongeng Pohon Pengabul Permohonan

November 28, 2017 Add Comment
Dongeng Pohon Pengabul Permohonan 

Dongeng Pohon Pengabul Permohonan  - Di sebuah tempat gurun sahara yang sangat panas, terdapat seorang pengembara yang sangat kelelahan dan terhuyung-huyung, dikarenakan kehausan dan kelaparan.

Setelah berjalan beberapa lama, ia menemukan sebuah tempat yang dibuat untuk beristirahat, ia pun mendatangani tempat itu, ia melihatn pohon yang sangat rindang. Ia sangat gembira sekali, dan dia berkata " Andai saja aku mempunyai air untuk diminum".

Dan tiba-tiba didepan matanya terdapat sebuah kendi yang berisi air dfingin, pengembara pun sangat gembira bukan main, ia pun langsung meminum air didalam kendi tersebut.

Setelah si pengembara merasa tidak kehausan lagi, si pengendara pun meminta lagi, " Andai saja aku mempunyai makanan untuk dimakan".

Setelah pengembara berucap, puluhan piring pun di depan matanya dengan berbagai makanan, si pengembara pun merasa senang dan melahapnya dengan sangat cepat. Si pengembara pun berfikir, bagaimana semua itu bisa terjadi.

Setelah lama memikirkan apa yang baru saja terjadi, si pengembara berfikir bahwa pohon itu adalah Kalpa Vriksha. Itu adalah pohon ajaib. Siapapun yang memohon di hadapan pohon tersebut, semua keinginannya pun terkabul.

Pengembara pun tidak menyia-nyiakan itu, ia lalu memohon agar mendapatkan kasur yang empuk untuk dia tidur. Lalu dengan sekejap sebuah ranjang muncul di hadapannya. Pengembara membaringkan badannya yang letih dan beristirahat dengan nikmat.

Pengembara merasa bahwa kakinya terasa sangat pegal sekali. Lalu, ia memohon agar ada seseorang yang mau memijit kakinya. Lalu dengan sekejap muncullah wanita muda yang memijit kaki si pengembara tersebut.

Karena hal tersebut, pengembara tertidur pulas sekali, sampai tidurnya memakan waktu yang lama sekali. Saaty si pengembara bangun, ternyata wanita yang memijit kakinya tersebut masih ada di hadapannya dan sedang memijit kakinya..

"Bagaimana ini semua dapat terjadi dengan hanya memohon?, apakah aku seharusnya tidak usah bekerja? , dan hanya memohon saja, ataukah ini hanya tipuan semata" pikirnya.

Selesai si pengembara berfikir itu, wanita yang ada dihadapannya tiba - tiba berubah menjadi setan, dan setan tersebut tertawa terbahak - bahak.

Lalu dengan kagetnya pengembarapun berkata, " apakah kau akan memakanku?".

Setan tersebut langsung membuka mulutnya lebar-lebar, dan si pengembarapun melompat dari kasurnya, dan berlari sekencang - kencangnya

Setelah ia berlali sekuat tenaga, si pengembara pun melihat ke belakang, dan ternyata si setan tidak mengejarnya kembali, si pengembara pun bernafas lega.

Pesan yang ingin disampaikan dalam cerita pendek ini adalah lebih baik bekerja keras dengan usaha sendiri, daripatda hanya memohon dan berharap, maka akan mendapatkan sesuatu yang salah.

Dongeng Tentang Candi Prambanan

November 27, 2017 1 Comment



Disini aku akan menceritakan tentang cerita rakyat dari Yogyakarta, tentang Candi Prambanan, yang dahulu kala terdapat seorang putri yang ingin dipersunting oleh raja- raja terdahulu. Penasaran?, yaps langsung saja baca dibawah ini.

Pada zaman dahulu kala hidup sebuah kerajaan di Pengging. Dan sang raja pun dianugerahi seorang putera bernama Joko Bandung. Joko Bandung ialah pemuda yang sangat berwibawa dan perkasa seperti ayahnya, ia juga di beri atau dianugerahi ilmu kesaktian yang sangat tinggi. dan konon katanya si Joko Bandung memiliki kesaktian yang melampui ayahnya, dikarenakan ia sering berguru kepada petapa sakti.

Dan di sebuah tempat yang bernama kerajaan Prambanan, terdapat kerajaan yang di kepalai oleh Raja Boko. sang raja pun memiliki seorang putri yang berwajah cantik rupawan yang bernama Roro jonggrang. Raja Boko memiliki perawakan tinggi besar, maka dari itu orang-orang sering menyebutnya keturunan raksasa.

Di antara Kerajaan Pengging dan Kerajaan Prambanan bersilih dan memulai sebuah peperangan. Pada awalnya Raja Pengging kalah, banyak prajurit yang gugur di medan pertempuran.

Mendengarkan berita tentang kekalahan ayahnya , Joko Bandung bertekad menyusul ayahnya ke medan pertempuran. di perjalanan Joko Bandung tidak sengaja bertemu dengan raksasa, dan Joko Bandung pun bertarung dengan raksasa tersebut yang bernama Bandawasa. Setelah pertarungan sengit terjadi, ternyata Bandawasa kalah, dan Bandawasa berinisiatif memasuki tubuh Joko Bandung menggunakan roh dan minta namanya digabung dengan pemuda itu sehingga putra Raja Pengging memiliki nama baru yaitu Joko Bandung Bandawasa.

Joko Bandung maju ke pertempuran, selama berhari - hari Joko Bandung tetap bertarung sekuat tenaga, sampai dimana ia mengalahkan Raja Boko.

Saat Joko Bandung memasuki istana kaputren setelah mengalahkan Kerajaan Pengging ia melihat Roro Jonggrang yang cantik jelita, Joko Bandung langsung jatuh cinta dan memiliki niatan untuk menjadikan Roro Jonggrang sebagai istrinya, Akan tetapi Roro Jonggrang menolak tawaran Joko Bandung dikarenakan Roro Jonggrang tahu bahwa yang membunuh ayahnya adalah si pemuda itu.

Namun untuk menolak secara langsung ke Joko Bandung Roro Jonggrang tidak berani, dan Roro Jonggrang pun memiliki ide untuk memberi syarat jika ingin memperistrinya, syaratnya yaitu berupa membuatkan seribu candi dan dua buah sumur yang sangat dalam dalam waktu satu malam.

Roro Jonggrang pun berfikiran jika Joko Bandung tidak akan sanggup dengan permintaannya. Akan tetapi diluar dugaan Joko Bandung menyanggupinya. Joko Bandung Bandawasa yang sakti mandraguna itu minta bantuan makhluk halus atau jin. Mereka bekerja keras saat matahari tenggelam, satu - persatu candi yang diminta Roro Jonggrang selesai dibuat.

Melihat hal tersebut, Roro Jonggrang merasa harus melakukan sesuatu. Pada tengah malam saat para jin sedang mengerjakan candi permintaan Roro Jonggrang yang tinggal satu buah candi, Roro Jonggrang membangunkan gadis-gadis desa Prambanan agar menumbuk padi sambil memukul-mukulkan alu pada lesungse sampai terdengar suara riuh. Ayam jantan pun berkokok bersahut-sahutan. Mendengarkan suara tersebut, para makhluk halus pun terbirit - birit untuk pergi, karena disangkanya hari sudah pagi.

Syarat untuk mempersunting Roro Jonggrang ternyata tidak terpenuhi. Akan tetapi Joko Bandung mengetahui tipu muslihat yang dilakukan Roro Jonggrang. Saat itulah Bandung Bandawasa mendekati Jonggrang dan berkata,

" Jonggrang... kau menipuku dengan alasan-alasanmu, kalau tidak ingin ku persunting bilang saja, kau ini ternyata memiliki kepala sekeras batu!!".

Seketika setelah Joko Bandung Bandawasa memarahi Roro, Roro Jonggrang pun berubah menjadi arca batu yang sangat besar. Demikian juga para dara yang ada di Prambanan menerima kutukan dari Bandung Bandawasa, tidak akan bisa kawin sebelum mencapai usia tua.

Meskipun candi yang dibuat belum menyentuh angka seibu tetap candi tersebuit dinamai candi sewu yang berdekatan dengan candi Roro Jonggrang. Maka tidak heran jika banyak yang menyabut candi sewu juga candi Roro Jonggrang.

Lihatlah Sesuatu Dari Kebenarannya

November 24, 2017 1 Comment



Seorang laki-laki berusia 20 tahun dan ayahnya sedang duduk di bus pergi bersama keluar kota untuk bertemu dengan kakek dan neneknya, dan si anak melihat ke jendela sambil berteriak.

“Ayah, Lihat ada bangunan tinggi sekali dan banyak kendaraan diluar sana!”

Ayahnya tersenyum, namun seseorang yang berada disampingnya memandang kasian terhadap perilaku yang aneh dan kekanak-kanakan dari laki-laki yang berusia 20 tahun tersebut . Dengan senyuman penuh makna laki-laki tersebut berteriak kembali sambil menunjuk langit.

“Ayah, awan itu terlihat berlari mengejar kita!”

Seseorang ini dengan tatapan kasiannya tidak bisa menahannya kembali, dia pun mulai bertanya kepada si ayah.

“Pak, kenapa bapak tidak membawa anak bapak ke sikiater atau rumah sakit jiwa saja?” Orang tua itu tersenyum dan berkata…

“Hehe, maaf mas kalau mengganggu, saya sudah membawa anak saya ke rumah sakit kok. Anak saya mengalami kebutaan sejak lahir, dia barusaha mendapatkan donor mata dan bisa melihat hari ini”.

Setiap orang didunia ini memili sepenggal cerita pendek dan kisahnya masing-masing. Maka janganlah kita menilai seseorang berdasarkan asumsi yang diambil ketika kita melihat orang tersebut.